JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan hubungan antara Polri dan Kejaksaan Agung tetap berjalan baik. Penegasan itu disampaikan usai bertemu Jaksa Agung ST Burhanuddin di Kantor Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Senin (13/7).
Dalam pertemuan tersebut, Kapolri mengatakan kedua institusi memiliki komitmen yang sama untuk menjaga soliditas dan memperkuat sinergi dalam menjalankan tugas negara. Ia juga meminta seluruh jajaran Polri maupun Kejaksaan tidak terpengaruh oleh anggapan adanya persoalan di antara kedua lembaga.
“Yang jelas saya pastikan di sini, apalagi kita hadirin bersama antara Bapak Jaksa Agung dan seluruh pejabat utama Adhiyaksa. Saya didampingi Wakapolri dan pejabat utama Mabes Polri, tentunya kami sama-sama sepakat dan menyampaikan kepada seluruh jajaran bahwa tidak ada masalah di antara 2 institusi,” kata Listyo Sigit.
Kapolri menjelaskan hasil pertemuan tersebut akan ditindaklanjuti hingga ke tingkat daerah. Menurutnya, komunikasi dan silaturahmi antara Polri dan Kejaksaan akan terus diperkuat agar koordinasi dalam mengawal berbagai program pemerintah berjalan optimal.
Ia menilai sinergi kedua institusi menjadi faktor penting dalam mendukung berbagai agenda pemerintah yang ditujukan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat.
“Karena kita menyadari bahwa banyak agenda-agenda program pemerintah yang harus kita jaga, harus kita kawal, karena ini semuanya tentu harapan kita semua menjadi program yang bermanfaat untuk masyarakat yang membuat Indonesia jauh lebih baik dan tentunya itu ditentukan soliditas dan sinergitas yang lebih kuat,” ujarnya.
Kapolri kembali menegaskan bahwa hubungan antara Polri dan Kejaksaan selama ini tetap berjalan harmonis.
“Sekali lagi tidak pernah ada masalah antara Kejaksaan dan Kepolisian,” tegasnya.
Senada dengan Kapolri, Jaksa Agung ST Burhanuddin mengatakan Kejaksaan dan Polri memiliki tujuan yang sama dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Karena itu, menurutnya, kedua lembaga tidak dapat dipisahkan dalam menjalankan tugas penegakan hukum.
“Kita ini satu kesatuan tujuannya adalah memberi rasa aman di masyarakat, memberi satu rasa hadir di masyarakat, kami mempunyai tujuan yang sama dan kami tidak bisa dipisahkan-pisahkan,” kata Burhanuddin.

